Forum Komunitas Driver Ngawi Ramah

Friday, 28 September 2018

Galeri Hari Ini 3


Menjenguk anak Pak Ridwan Bersama GPS

Pak Ridwan & Istri nunggu anaknya yg sakit

Pak Rahmat Sedang Curhat Dengan Pak Febri

Pak Kukuh bersama Kru

Iki Sopo yoo

Share:

Wednesday, 26 September 2018

Di Jual Harddisk laptop 300g

Jenis Barang : Harddisk Laptop
Share:

Cari HP android

Dicari →
⇛Jenis Barang : HP Android
⇛Kondisi : Bekas (second hand)
⇛Kisaran Harga : Rp 300.000,-

Yang mempunyai barang dengan kriteria di atas silahkan komen dengan catatan kondisi barang normal
Share:

Grab Sepi Order, yang dapat order malah yang titiknya jauh

Malam driver Ngawi,Tetap semangat, salam satu aspal.
 Di akhir bulan Sepember order semakin berkurang, satu driver paling hanya dapat 1 atau 2 order. Mungkin masalah ini disebabkan memang sepinya order atau juga karena driver baru bertambah banyak. Namun yang menjadi perbincangan menarik yaitu yang mendapat order bukan yang titiknya lebih dekat. Seperti, Order dari Alun-alun kota yang dapat order yang ngetem di Angkringan 93 yang letaknya di terminal lama yang jaraknya lebih dari 1km dari orang yang order. Order Food Laziza yang dapat order bukan yang ngetem didekat Resto seperti di Halte Stadion misalnya, malahan yang ada di terminal baru. 


Disatu sisi ini memang menguntungkan, bagi yang ngetem ditempat yang sepi order, tapi jadi semakin gak jelas, orderan dimana yang dapat dimana. Apalagi kalau yang lagi gacor posisi dimanapun dapat order, tapi kalau mejen dapat satu saja nunggunya setengah modar. Ini yang salah system grab apa memang jaringan lagi error. Akhinya kami para driver hanya bisa pasrah pada kenyataan dan hanya bisa berdoa "Ya Allah Tolongin Baim Ya Allah", karena tak tahu kepada siapa kami harus mengadu 😂😂 .



Share:

Tak ada ampun untuk driver nakal, Kata Grab


Jakarta - Ratusan pengemudi taksi online yang tergabung dalam Aliando (Aliansi Nasional Driver Online) melakukan demonstrasi. Mereka memarkir kendaraannya di jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan mengarah ke Menteng, sehingga membuat kemacetan parah di kawasan Kuningan. 

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menyebut kalau aksi demo hari ini dilakukan oleh sekelompok kecil mitra pengemudi yang terdiri dari puluhan orang. Para pengemudi taksi online ini menuntut diberlakukan open suspend tanpa syarat bagi mitra driver online di seluruh Indonesia. 

"Menanggapi tuntutan tersebut kami tegaskan bahwa manajemen Grab tidak akan melakukan peninjauan ulang terhadap keputusan pemutusan hubungan kemitraan (suspend) yang telah diberlakukan kepada mitra pengemudi yang terbukti melakukan tindak kecurangan (fraud)," jelas Ridzki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/9/2018).
Share:

Monday, 24 September 2018

Galeri hari ini 2




Share:

Galeri Hari Ini Bro





Share:

Sunday, 23 September 2018

Jadwal kereta api paron


No.KA
KA
Tujuan
Kelas
Tiba
Berangkat
7064
Ekonomi AC Premium
00.24
00.45
56
Eksekutif Satwa
00.30
00.32
92
Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC
02.03
02.05
176
Ekonomi AC
04.14
04.16
142
Ekonomi AC Plus
04.38
04.41
182
Ekonomi AC
04.57
04.59
194/195
09.08
09.10
155
Ekonomi AC Plus
10.16
10.19
181
Ekonomi AC
15.42
15.44
175
16.30
16.32
180
16.57
17.04
196/193
17.02
17.06
7063
Ekonomi AC Premium
17.58
18.00
86
Eksekutif & Ekonomi AC Plus
18.30
18.36
55
Eksekutif Satwa
19.06
19.08
91
Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC
21.22
21.24
171
Ekonomi AC
22.40
22.50
141
Ekonomi AC Plus
23.33
23.35
156
23.59
00.01
Share:

Mitra Grab harus Waspada penipuan

Harap berhati-hati! WASPADA penipuan melalui telepon maupun SMS!
GRAB tidak pernah meminta Anda ke ATM/BANK/OVO/Transaksi ELECTRONIC BANKING APAPUN.
Jangan berikan User ID, PIN, Email, Password Email, passcode, ke siapapun dengan alasan apapun melalui pembicaraan telepon/sms & Jangan pernah memberikan transaksi Top Up OVO secara cuma - cuma tanpa adanya pembayaran dari penumpang terlebih dahulu!
Jangan terima orderan yang tidak jelas (Penumpang tidak dapat dihubungi/Chat "Jalani saja pak"/Mengancam untuk transfer OVO)
Jika ini diselesaikan oleh Anda, maka yang terjadi:
1. Tidak bisa refund dari credit
2. Dapat rating jelek dari akun penumpang yang tidak jelas
3. Terkena Kode etik yang berlaku Suspended / Jika parah sampai PM.
Jika tidak mau cancel sendiri maka ke tempat tujuan tunggu sekitar 10 mnt sampai cancel otomatis penumpang tidak ada, telpon CS / Datang ke GDC untuk cancel.
Share:

Hari minggu adalah hari sepi order Mitra ngawi


Selamat pagi mitra grab ngawi,  salam satu aspal.
Seperti biasa hari minggu adalah hari yang sepi orderan bahkan pada jam insentif. Oleh karena itu banyak driver yang offbide. Namun masih ada beberapa driver yang nekad ON maklum bro tuntutan dapur yang harus ngebul tiap hari.

Walau jam insentif sudah mulai namun orderan belom juga masuk, tapi kami driver driver yang selalu jujur dengan rela menunggu para penumpang. Pos SBR menjadi tempat yang Favorit untuk ngetem.


Walau kadang kami merasa tidak ada keadilan, kami yang menunggu lama tapi yang dapat order driver yang baru datang. Apalagi akhir akhir ini banyak oknum driver yang meng offline kan orderan. Pelanggan ojek yang setiap hari order dijadikan abonemen (langganan tetap yang membayar bulanan). Kami yang hanya menggantungkan pada orderan online menjadi sepi order. 
Saya sangat berharap agar pihak Grab bisa mengatasi masalah ini.



Share:

Catatan Kode Etik Mitra Grab Bike

Kode Etik ini disusun sebagai panduan untuk membantu Mitra;
  1. Memberikan pelayanan terbaik
  2. Meningkatkan kepercayaan semua pihak
  3. Melindungi dari tindakan kecurangan yang merugikan Mitra, Penumpang, kepentingan umum dan Grab
NO
PELANGGARAN
SANKSI
Kebersihan Pengemudi & Kendaraan
1
Tidak berpenampilan sopan / bersih dan tidak memakai Atribut Helm & Jaket Grab
3 hari
2
Kendaraan yang digunakan dalam keadaan kotor
Verbal
3
Merokok di kendaraan pada saat membawa Penumpang
3 hari
Komitmen Mitra
4
Melakukan pembatalan terhadap pesanan yang menggunakan Corporate Booking (Grab for Work)
3 Hari
5
Mengancam / mengintimidasi pihak manapun
3 Hari
6
Memiliki aplikasi kompetitor
3 Hari
7
Menggunakan Aplikasi Grab yang berasal dari sumber yang tidak resmi / menggunakan aplikasi lain yang bisa mengganggu Aplikasi Grab
7 Hari
8
Menggunakan perangkat yang diubah tingkat keamanan dasarnya (contoh: Android Root / iOS Jailbreak)
7 Hari
9
Menyebarluaskan data & identitas penumpang melalui cara dan media apapun (contoh: online / cetak)
Dikeluarkan
10
Mencurangi / memanipulasi sistem Grab milik sendiri / orang lain untuk alasan apapun, termasuk untuk mendapatkan bonus / insentif
Dikeluarkan*
Kualitas Layanan
11
Standar layanan di bawah rata – rata (contoh: rating, penerimaan & pembatalan)
3 Hari
12
Mitra tidak menghubungi / tidak merespon / tidak dapat dihubungi Penumpang
3 Hari
13
Mitra meminta / membatalkan pesanan tanpa konfirmasi kepada Penumpang tanpa alasan jelas & kuat
3 hari
14
Mengambil pesanan / booking yang akan membutuhkan waktu lebih dari 30 menit menuju tempat penjemputan / akan terlambat lebih dari 30 menit tanpa pemberitahuan kepada Penumpang
3 hari
15
Menekan “Mulai” sebelum waktunya
3 hari
16
Mitra melakukan tindakan di luar norma kesopanan, termasuk dengan maksud mengintimidasi / melecehkan secara rasis / secara seksual pada saat melakukan perjalanan bersama Penumpang, maupun setelah perjalanan
Dikeluarkan
Keamanan
17
Perbedaan plat nomor kendaraan yang digunakan dengan yang tampil pada aplikasi
1 hari / sampai ganti
18
Perbedaan identitas Mitra dengan identitas pengemudi yang tampil pada aplikasi
Dikeluarkan
19
Menyebabkan penumpang cedera karena kelalaian atau perilaku yang disengaja (contoh: secara sengaja rem mendadak, menjalankan kendaraan sebelum penumpang naik atau turun dari kendaraan)
Dikeluarkan
20
Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya)
Dikeluarkan
21
Melanggar peraturan lalu-lintas atau ketertiban umum
Dikeluarkan
Kecurangan
22
Menerima / menekan tombol selesai tanpa menjemput Penumpang / mengambil pesanan
3 hari
23
Membatalkan pesanan / mematikan aplikasi Grab namun tetap mengantar Penumpang / pesanan
5 hari
24
Tidak memberikan / menyalahgunakan potongan harga untuk Penumpang yang menggunakan kode promo
5 hari
25
Meminta penambahan bayaran di luar tarif yang tertera / ditentukan dari Aplikasi Grab tanpa persetujuan Penumpang
5 hari
26
Mengambil pesanan yang tidak sesuai dengan yang tertera di Aplikasi Grab (contoh: pesanan dengan alamat yang tidak sesuai)
5 hari
27
Bertikai / bertengkar dengan Mitra / pengemudi lain di depan Penumpang / ditempat umum
7 hari
28
Tidak menginformasikan 21 hari sebelumnya kepada pihak Grab bahwa SIM dan KTP akan segera berakhir masa berlakunya / hilang
7 hari
29
Memiliki Penumpang / pesanan langganan
Dikeluarkan*
30
Melakukan pemesanan sendiri & menyelesaikan pesanan sendiri
Dikeluarkan*
31
Membuat akun penumpang untuk keperluan pemesanan baik dikerjakan sendiri / oleh Mitra Grab lain
Dikeluarkan*
32
Melakukan jual beli akun Grab
Dikeluarkan
33
Mengambil / menahan / merusak secara sengaja / tidak apapun hak milik Penumpang, baik yang tertinggal / dititipkan ke Mitra
Dikeluarkan
34
Memprovokasi Mitra lain untuk melakukan kegiatan yang dapat merugikan pihak lain, termasuk Grab (contoh: Anarkis, Perusakan Fasilitas, Razia)
Dikeluarkan
35
Penumpang mengeluhkan / mengadu ke Pihak Berwajib (contoh: Polisi)
Dikeluarkan
36
Menyebarkan informasi / berita yang tidak benar sehingga menimbulkan keresahaan bagi Mitra lain melalui cara apapun, termasuk melalui media (contoh: online / cetak)
Dikeluarkan
37
Melakukan tindak pidana terhadap siapapun
Dikeluarkan
*Sisa Saldo & Bonus Hangus
Setiap bentuk Pelanggaran, Mitra akan mendapatkan peringatan dan sanksi berupa pembekuan Akun sesuai jumlah hari yang tertera pada kolom sanksi di atas. Apabila Mitra melakukan pelanggaran yang sama, Grab berhak memutus kemitraan secara sepihak.
Dengan ini secara sadar, Saya menyatakan bahwa:
  1. Saya sepenuhnya memahami semua klausul yang disebutkan diatas, sebagaimana disebutkan di dalam web resmi Grab Indonesia https://www.grab.com/id/kodeetik/
  2. Saya akan semata-mata bertanggung jawab untuk setiap kewajiban dan segala pencemaran nama baik yang diakibatkan oleh operasi kendaraan bermotor/kendaraan penumpang dan/atau taksi/layanan pengiriman penumpang, termasuk, namun tidak terbatas pada cedera individu, kematian, dan kerusakan properti.
  3. Saya siap bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh Grab jika saya ditemukan melanggar tiap klausul apapun dalam Kode Etik Pengemudi.
  4. Saya juga diingatkan untuk secara teratur meninjau “Syarat dan Ketentuan Layanan Untuk Pengemudi” sebagaimana disebutkan dalam web resmi Grab Indonesia di https://www.grab.com/id/terms/driver/

Share:

Tarif Diturunkan, Grab Akhirnya Tunduk Sama Aturan




Perusahaan aplikasi berbasis transportasi Grab mengumumkan telah menurunkan batas lonjakan harga untuk membantu konsumen menyesuaikan kembali biaya perjalanan sebesar PHP2 atau Rp540 per menit.

Penurunan biaya perjalanan ini efektif berlaku pada Jumat, 21 September kemarin, dan sesuai dengan perintah Badan Waralaba dan Pengaturan Transportasi Darat (LTFRB) Filipina. Mengutip situs ABS-CBN, Sabtu, 22 September 2018, Juru Bicara Grab Filipina, Leo Gonzales, mengaku lonjakan harga pada jam sibuk turun 1,6 kali dari 2 kali.

"Untuk membantu para penumpang kami mengatasi penyesuaian anggaran transportasi harian mereka, kami akan menurunkan sementara harga lonjakan kami menjadi 1,6 kali, bukan 2 kali," kata Leo Gonzales, kepala urusan publik Grab Filipina.

Ia mengatakan, surge pricing atau harga ramai dengan biaya di muka ini dihitung berdasarkan waktu yang dicakup serta jarak yang ditempuh dalam perjalanan. Leo menegaskan bahwa harga ini berbeda dengan tarif dasar.

Leo menyebut pengenaan kembali komponen waktu perjalanan dapat membantu meningkatkan pendapatan mitra pengemudi atau driver. Penangguhan biaya tambahan PHP2 per menit telah 'memaksa driver untuk mencari penumpang secara offline' karena dinilai tidak lagi menguntungkan mereka.
Share:

Penyegelan Kantor dinilai sebagai Tindakan Anarkis



Grab Indonesia menilai aksi unjuk rasa komunitas Gerakan Aksi Roda Dua (Garda), termasuk menyegel kantor perusahaan di Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (19/9/2018), sebagai tindakan anarkis. Namun, sejauh ini perusahaan belum ada rencana untuk menempuh jalur hukum terkait aksi tersebut.

Perusahaan ride-sharing ini akan melihat perkembangan lebih lanjut masalah tersebut. Berdasarkan hasil pertemuan dengan perwakilan Garda pada hari ini, pihak Grab akan melakukan koordinasi dengan tim di lapangan karena pada dasarnya tuntutan mereka sama dan sudah ditanggapi sejak beberapa bulan lalu.

"Kami sangat menyayangkan aksi anarkis tersebut akan melihat perkembangan lebih lanjut. Jadi sifatnya hari ini kami mendengar tuntutan mereka dan Grab menghargai aspirasi, umpan balik dan masukan dari Garda," tutur Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam keterangan resminya, Rabu (19/9/2018). 

Selepas aksi unjuk rasa, kata Ridzki, para driver aktif Grab akan membantu membersihkan kantor yang sempat disegel tersebut.

"Kami tidak ingin mitra driver tersebut (yang anarkis) melayani penumpang. Ratusan ribu mitra driver kami pun tidak ingin diwakili oknum seperti itu. Properti tersebut milik orang lain, Grab hanya menyewa di sana," sambungnya.

Garda dilaporkan menyegel kantor Grab karena dinilai tidak kooperatif dan komunikatif dalam menanggapi masukan dari mitra ojek online. Di sisi lain, pihak Grab mengklaim secara aktif dan berkelanjutan menindaklanjuti aspirasi mereka, termasuk soal peningkatan pendapatan oleh mitra pengemudi.

Ridzki menegaskan komitmen Grab dalam menjaga kesejahteraan mitranya, tidak hanya dari sisi tarif, tapi juga melalui berbagai peningkatan layanan termasuk program kesejahteraan dan perbaikan sistem teknologi. 

"Teknologi kami memungkinkan para pengemudi untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik, dengan lebih efisien dan Grab senantiasa mengembangkan kualitas layanan untuk menjawab segala kebutuhan mobilitas dan menciptakan jaringan transportasi yang lebih efisien," ujar Ridzki.

Aksi demontrasi hari ini dilakukan oleh sekelompok kecil mitra pengemudi yang terdiri dari puluhan orang. Pihak Grab mengklaim telah memberikan tanggapannya melalui beberapa pertemuan dengan Garda sejak beberapa bulan lalu.

"Kami tegaskan bahwa mereka tidak mewakili keseluruhan komunitas mita pengemudi Grab, di mana puluhan ribu mitra aktif Grab tetap bekerja secara normal," jelas Ridzki.
Share:

Terbaru


Contact

Email : krisservicengawi@gmail.com